GorEsAn WaRnA - WarNI

Warna-warni itu punya berjuta hikmah dan makna

Selasa, Juli 03, 2007


Pantai yang diam berkata
Sekalipun aku telah lama berada di sini
Aku belum juga menyadari jati diriku
Lalu gelombang yang sedang menghembus cepat menjawab
Bergulung itu berarti ada
Sedangkan diam berarti tiada
(-puisi M.Iqbal-)

Label:

Rabu, Juni 06, 2007

Yang tercinta tanah airku

Katakan pada mereka yang mencoba

menyebut kami sektarian atau primodial

Kata itu justru adalah burung hantu

yang engkau terbangkan di langit hati kami

Namun kini telah tertembak mati

oleh senapan nurani keIslaman kami

Lihatlah, kini ia terkapar tak berdaya di ujung gurun sahara

Dan merpati Islam pun terbang tinggi membawa pesan kedatangan

Kami kembali

oo..yang tercinta tanah airku

(M. Annis Matta)

Label:

Jumat, Juni 01, 2007

Karena Kita Adalah Anak Negeri…

Konon...
Negeri ini…
Negeri dengan julukan zamrud khatulistiwa,
permata hijau dunia yang damai, kaya dan sejahtera
Di negeri ini tidak ada tumbuhan yang tidak bisa tumbuh, tidak ada binatang yang tidak betah hidup, tidak ada permukaan tanah yang tidak hijau

Di negeri ini...
Ada laut biru yang ramai dilalui kapal saudagar-saudagar besar dari seluruh dunia, tak ada kapal yang tidak menyempatkan singgah di sini
Negeri dengan kerajaan maritim yang diperhitungan bangsa-bangsa di dunia
Negeri rempah yang kaya

Di negeri ini...
Tidak ada air bumi yang tidak mengucur, tak ada galian yang tidak bernilai, tak ada hasil tambang yang tidak ada
Negeri emas dan logam mulia, Negeri minyak dan batubara, Negeri timah dan kuarsa
Negeri pewaris harta karun alam yang makmur, santun dan berwibawa

Kini...
Sebagian darinya bukan lagi milik negeri ini, dan bisa jadi sebentar lagi semua itu bukan milik negeri impian ini
Negeri ini telah kehilangan lebih dari 70 % hutannya hingga tak lagi hijau
833 kegiatan pertambangan sedang berlangsung, sebagian besar diantaranya adalah eksploitasi pihak asing yang tidak bertanggungjawab
Negeri ini dengan sukarela harga dirinya dirampok oleh ”penyandang dana”
Negeri ini pun menyandang 3 besar negara terkorup di dunia
39,05 juta orang hidup dengan penghasilan di bawah 150 ribu/bulan

Dan kita adalah anak negeri ini...
Dengan berbagai latar belakang pendidikan beragam
Dengan berbagai impian dan cita-cita masa depan
Adakah satu di antaranya impian yang dipersembahkan untuk negeri?
Ataukah kita akan dengan nyamannya berpikir dan berangan tentang karir yang akan meningkatkan eksistensi diri?

Karena kita adalah anak negeri ini...
Yang lahir dan dibesarkan oleh Ibu Pertiwi
Yang seharusnya mengobati lukanya tatkala sakit
Yang seharusnya mengabdi dan membalas budi demi keberlangsungan hidup anak-anak negeri generasi selanjutnya

Nusantara tercinta....
Aku rindu dirimu yang dulu...

Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezkinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat. (QS An Nahl : 112)


Kawan, jika suatu saat kau punya impian dan cita-cita, - setidaknya walaupun sedikit - persembahkan untuk Nusantara. Jika dengan semangat yang menggebu kau mendukung dan membela Palestina, Bosnia, Irak, Iran, Afganistan, maka jangan dilupakan…Negeri ini pun membutuhkan perhatian, dukungan dan pengabdian dari kita, anak negeri…

Label:

Sabtu, Maret 31, 2007

Pemuda

Kepada para pemuda

yang merindukan lahirnya kejayaan…

Kepada umat yang tengah kebingungan di persimpangan jalan…

Kepada para pewaris peradaban yang kaya raya

yang telah menggoreskan catatan membanggakan

di lembar sejarah manusia...

Kepada setiap muslim yang yakin akan masa depan dirinya

sebagai pemimpin dunia dan peraih kebahagiaan di kampung akhirat...

Sebuah bekal hari ini yang sarat tuntutan

untuk masa depan yang penuh cahaya...

Wahai para pemuda...

wahai mereka yang memiliki cita-cita luhur

untuk membangun kehidupan...

Wahai kalian yang rindu akan kemenangan agama Allah...

Disinilah petunjuk itu, disinilah bimbingan...

Disinilah hikmah itu, disinilah kebenaran...

Di sini kalian dapati keharuman pengorbanan

dan kenikmatan jihad...

Bersegeralah bergabung dengan parade bisu...

Untuk bekerja di bawah panji penghulu para nabi...

”Sehingga tidak ada lagi fitnah di muka bumi dan agama seluruhnya milik Allah”

Ditulis oleh Imam Syahid Hasan Al Bana

Label:

 
body