Ladies First, please....
Beberapa waktu lalu, sepulang dari kantor, saya naik patas 143 jurusan Depok-Grogol. Seperti biasa, pada jam-jam seperti itu, bis selalu penuh sesak, bahkan untuk mencari pegangan untuk berdiri tegap saja sulit. Di sebelah saya berdiri seorang ibu hamil dengan usia kandungan sekitar 7 bulan. Kasihan juga melihat ibu itu ikut berdiri berdesak-desakan, sayangnya saya juga berdiri, tak bisa menawarkan kursi untuknya. Awalnya ibu ini terlihat biasa saja, tapi lama-lama saya perhatikan, wajahnya terlihat pucat dan sepertinya kelelahan.
"Turun dimana bu?", tanya saya
"di Depok" jawab ibu itu
Di lain kesempatan, lagi-lagi dalam Patas 143, saya masih berdiri di antara desakan penumpang. Biasanya saya cukup kuat untuk berdiri selama 1-1,5 jam selama perjalanan. Tapi malam itu, penyakit maag saya yang beberapa bulan terakhir menghilang ternyata kambuh lagi (OOT perhatian!!: jangan meremehkan penyakit maag). Ingin sekali saya berteriak pada penumpang yang lain, tolong beri saya tempat duduk, perut saya sakit sekali. Tapi kata-kata itu hanya terucap dalam hati. Saya pun tetap berdiri sambil setengah membungkuk dan memegangi perut saya saking sakitnya. Barangkali banyak yang memperhatikan tingkah laku saya yang aneh saat itu. Sayangnya tak ada yang prihatin untuk sekedar menanyakan kenapa, apalagi merelakan tempat duduknya...
Dan ternyata mendapat tempat duduk dalam bis memang sangat menyenangkan. Sebagian besar penumpang yang mendapat tempat duduk bahkan menghabiskan waktunya untuk tidur selama perjalanan. Kenikmatan selama duduk ternyata membuat kita lupa dan terbuai, bahwa ibu hamil, lansia, orang sakit, yang sedang berdiri berdesakkan di samping kita lebih membutuhkan tempat duduk.
Saya pikir tak ada lagi yang berani mengucapkan "Ladies First, please...". Saat para ladies mengucapkan kata-kata ini, para gentleman pun membalas "katanya mau persamaan hak...ga dikasih tempat duduk aja kok protes...".
Nah lho?...
1 yang kasih komentar:
At 9:12 AM,
nia said…
beautiful blog..
artikelnya sungguh menarik,
salam kenal sis..
Posting Komentar
<< Home